Nama saya Rizka Salsabila. Teman – teman saya biasa memanggil saya Rizka. Saya lahir di Banyuwangi,pada tnggal 22 Juli 1998. Saya anak pertama dari dua bersaudara. Ayah saya bernama Syamsir, Beliau adalah seorang Wiraswasta dan ibu saya bernama Nur Hayati dan beliau bekerja seorang ibu rumah tangga. Adik saya bernama M. Rizky Fajri Alwi. Meskipun saya seorang kakak kami berdua saling bertengar, namun kami tetap saling menyayangi.
Saya beragama Islam begitu pula dengan orang tua dan adik saya. Tinggi badan saya 168 dan berat badan saya 40 kg. Saya memiliki rambut hitam dan pendek, tetapi saya selalu menggunakan hijab ketika saya berpergian atau kemana saja. Salah satu tempat kesukaan saya pantai. Rasanya bila memandang laut biru yang luas serta mendengar suara ombak, suasana hati saya menjadi tenang dan semua pikiran berat yang sedang saya rasakan akan berkurang. Apalagi daerah Banyuwangi terkenal mempunyai banyak wisata pantai nya, jadi ketika saya liburan saya selalu mengunjungi nya dan bermain – main.
Mengenai kepribadian, saya memiliki sifat yang ramah, baik hati tapi kadang pendiam, tapi saya senang membantu teman dan senang bergaul. Saya juga tipe orang yang mau bekerja keras dalam setiap pekerjaan yang sedang saya jalani agar pekerjaan tersebut bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal. Namun, saya juga memiliki beberapa sifat yang buruk. Saya manja dan masih sering egois. Sampai sekarang, saya berusaha mengurangi sifat-sifat buruk itu dengan berusaha belajar mandiri.
Sekitar umur 1-4 tahun saya tinggal di Sumbawa. dan ketika saya umur 3 tahun saya pulang ke Banyuwangi lagi dan ketika umur 4-5 tahun saya sekolah di TK Pertiwi Purwoharjo. Setelah itu saya melanjutkan sekolah SD di SD N 1 Purwohajo, ketika saya duduk di bangku kelas 4 saya mengikuti lomba Matematika dan saya mendapatkan juara 3 walaupun hanya juara 3 tetepi saya bangga sekali dengan hasil tersebut. Di kelas juga saya juga mengikuti lomba matematika tingkat kabupaten.
Setelah lulus SD saya melanjutkan sekolah di SMPN 1 Purwoharjo tetepi di SMPN 1 Purwoharjo saya hanya sekolah 1 tahun pada kelas 1 saja. kelas 2 saya pindah di Jakarta karna saya ingin tinggal bersama nenek dan tante saya. Pertama saya masuk di SMP N 5 Depok saya malu karna saya belum begitu mengerti bahasa indonesia dan saya hanya anak desa. Ketika pertama saya pembagian raport saya mendapatkan peringkat kelas yang sangat jelek, tetapi setelah itu saya membuat kegagalan tersebut menjadi motivasi saya agar lebih giat dan harus lebih semangat lagi dan setelah itu saya bisa mendapat peringkat 1 dan bukan hanya peringkat kelas saja saya juga mendapatkan peringkat paraler saya sangat bangga sekali karna perjuangan ku selamaini enggak hanya sia – sia setelah itu saya tau bahwa keberhasilan itu akan datang jika kita mau berusaha dan berdoa.
Setelah 2 tahun di Jakarta saya kembali lagi di Banyuwangi untuk melanjutkan sekolah SMA di SMA PGRI Purwoharjo. di SMA saya selalu mendapatkan juara kelas. dan di SMA saya selalu mengikuti Olimpiade. Ketika saya SMA saya mengikuti kegiatan Pramuka. Pertama pelantikan pramuka saya berjalan dari sekolah sampai grajagan perjalanan tersebut sangat jauh sekali karna kegiatan tersebut dilakukan dengan bersama – sama jadi kegiatan tersebut menjadi ringan. Saya mendapatkan wings tapak merah dan dilantik untuk menjadi Banatara.
Sesudah dilantik saya langsung mengerjakan permohonan untuk mengajar pramuka di SD atau SMP yang ada di Banyuwangi. Saya senang sekali ketika di izin kan untuk mengari adik – adik pramuka saya jadi bisa berbagi ilmu dan saya juga bisa lebih berani untuk melakukan sesuatu. Setelah itu saya melanjutkan pelantikan di Malang saya berjalan mulai alun – alun malang sampai alun – alun batu perjalanan itu sangat jauh sekali tapi saya tetap semangat untuk ngejalan nin nya. Saya juga dapat wings tapak hitam dari hasil pelantikan tersebut. Saya bangga sekali dengan pengalaman saya di SMA.
Setelah SMA saya melanjutkan kuliah di Universitas Muhammaddiyah Malang dengan jurusan Akutansi. Saya mengambil jurusan akutansi karena saya ingin menjadi seorang akuntan. Tentunya sangat dibutuhkan tekad yang sangat kuat dan bekerja keras untuk mewujudkan cita – cita saya. dan saya harus giat belajar untuk mencapainya.
Harapan saya, saya ingin membahagiakan kedua orang tua saya yang telah susah payah membesarkan dan mendidik saya. Mereka selalu memberikan semangat, saran, nasihat dan dukungan kepada saya baik diwaktu senang maupun sedih.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar